Aku bagaikan seekor anak burung cacat yang kehilangan induknya..
Tak tau arah... tk tau tujuan...
Mataku buta... telingaku tuli... dan mulutkupun bisu...
Aku tak bisa lakukan apa - apa...
Ya... hanya diam....
Aku hanya bisa diam, tak ada yang dapat ku lakukan...
Walaupun kata orang dunia itu indah penuh warna...
Walaupun kata orang suara gemericik air menyejukkan hati...
Dan walaupun kata orang berucap kata - kata indah membuat orang senang...
Aku hanya akan tetap diam...
Aku akan tetap diam sampai aku dewasa dan menunggu burung lain yang pemberani menjemputku dari tempat peraduanku...
Membawaku terbang ke istana peraduannya dengan penuh cinta dan kasih...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar